23 February 2010

Bukti-bukti Pembukuan

Posted in Uncategorized at 12:03 pm by Andami Fardela

  • Bukti Penerimaan Kas

Bukti penerimaan kas adalah formulir penerimaan uang tunai oleh koperasi yang berasal dari penjualan tunai, pembayaran simpanan pokok dan simpanan wajib dari anggota, pembayaran angsuran dan bunga atas kredit yang diterima, pembayaran utang oleh debitor, penerimaan sumbangan dalam bentuk uang tunai, penerimaan pinjaman dari bank, pembayaran bunga simpanan, dan penerimaan komisi dari bank.

Bukti penerimaan kas (Kas Masuk = KM) biasanya berbentuk buku dan diberi nomor urut serta dibuat rangkap tiga, antara lain putih, merah, dan kuning. Lembar pertama (putih) diberikan kepada pembayar, lembar kedua (merah) dikirim kepada bagian pembukuan, dan lembar ketiga (kuning) disimpan oleh ksair(penerima uang).

  • Bukti pengeluaran kas

Bukti pengeluaran kas adalah formulir untuk mengeluarkan uang tunai atas setiap transaksi yang dilakukan koperasi seperti pembelian barang, pembelian perlengkapan, pembelian peralatan, pembayaran beban-beban, pemberian pinjaman kepada anggota, pembayaran bunga bank, pembayaran angsuran pinjaman, pembayaran kembali simpanan anggota, dan pembayaran utang.

Bukti pengeluaran ks (Kas Keluar = KK) biasanya berbentuk buku dan diberi nomor urut. Dalam pelaksanaannya, bukti pengeluaran kas dibuat rangkap dua, antara lain berwarna putih dan kuning. Lembar pertama (putih) diterima oleh bagian pembukuan dan lembar kedua (kuning) disimpan oleh kasir (pembayaran uang tunai).

  • Faktur pembelian

Faktur pembelian adalah bukti pembelian barang dan jasa dan pihak luar koperasi yang pembayarannya dilakukan kemudian atau dilakukan secara kredit. Pembelian dapat berupa pembelian barang dagang, perlengkapan, peralatan, dan pembelian lainnya.

Faktur pembelian (Faktur Beli = FB) biasanya berupa buku dan diberi nomor urut. Faktur tersebut dibuat rangkap empat di mana lembar pertama (putih) untuk penjual, lembar kedua (merah) untuk bagian gudang, lembar ketiga (hijau) untuk bagian pembukuan, dan lembar keempat (kuning) untuk bagian pemasaran.

  • Faktur penjualan

Faktur penjualan adalah bukti penjualan barang dan jasa secara kredit yang dilakukan oleh koperasi. Faktur penjualan (Faktur Jual = FJ) biasanya berupa buku dan diberi nomor urut. Faktur penjualan dibuat rangkap empat. Lembar pertama (putih) diberikan kepada pembeli, lembar kedua (hijau) kepada bagian gudang untuk mencatat pengurangan persediaaan barang, lembar ketiga (merah) kepada bagian pembukuan, dan lembar keempat (kuning) kepada bagian pemasaran.

  • Bukti umum

Bukti umum adalah pencatatan setiap transaksi yang tidak dicatat dalam bukti-bukti pembukuan lainnya dan transaksi tersebu biasanya jarang terjadi. Bukti umum digunakan untuk mencatat pemakaian barang untuk keperluan sendiri, pemakaian bahan untuk diproses, kehilangan barang karena rusak, pecah, dan pencurian, perhitungan penyusutan harta tetap, dan penerimaan berbentuk barang. Bukti umum (BU) biasanya berbentuk buku dan diberi nomor urut serta dibuat rangkap dua. Lembar pertama (putih) untuk bagian pembukuan dan lembar kedua ( kuning) untuk arsip oleh bagian yang membuat bukti umum.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: