4 January 2010

Peranan SI dan Perencanaan SI Dalam Organisasi

Posted in Uncategorized at 6:14 am by Andami Fardela Jacob

Raghunathan dan Raghunathan (1990) melakukan penelitian mengenai implikasi perencanaan dari SI strategic grid. Mereka menginvestigasi sifat kontijen dari enam variabel perencanaan SI dalam konteks relevansi stratejik SI suatu organisasi. Mereka mengidentifikasi perbedaan perencanaan SI untuk setiap kuadran dalam strategic grid terhadap 187 organisasi yang menjadi responden dalam penelitian mereka. Dengan menggunakan ANOVA, hasil penelitian mereka mengkonfirmasikan beberapa prediksi dari McFarlan et al. (1983) yang menunjukkan bahwa secara umum terdapat dukungan empiris untuk rerangka strategic grid dan terdapat perbedaan dalam aspek perencanaan di antara organisasi, tergantung pada lingkungan SI organisasi tersebut dalam strategic grid.
Raghunathan dan Raghunathan (1990) juga melakukan analisis lebih lanjut mengenai hasil penelitian mereka yang menunjukkan bahwa perbedaan tersebut lebih jelas untuk dimensi masa yang akan datang daripada untuk dimensi saat ini. Interpretasi mereka mengenai ini bahwa jika kita melakukan penelitian mengenai perencanaan, sifat kontijen dari perencanaan lebih baik ditekankan dalam lingkungan SI masa yang akan datang daripada dalam lingkungan SI saat ini. Dalam rerangka strategic grid, lingkungan SI strategic dan turnaround (yang mempunyai dampak stratejik yang tinggi pada dimensi masa yang akan datang) kemungkinan sama satu sama lain dan berbeda dari dua lingkungan lainnya (support dan factory). Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan seharusnya lebih jelas antara tinggi dan rendah dimensi masa yang akan datang daripada antara
tinggi dan rendah dimensi saat ini. Hasil penelitian mereka juga menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata untuk
semua aspek perencanaan lebih besar pada kuadran strategic dan support. Karena itu, mereka juga melakukan uji-t untuk membuktikan perbedaan kedua kuadran tersebut dilihat dari aspek perencanaan SI dan hasilnya secara signifikan menunjukkan perbedaan tersebut. Implikasi penelitian mereka menekankan pada sifat kontijen perencanaan SI dan kebutuhan untuk menyesuaikan aspek perencanaan SI dengan peranan SI dalam organisasi.
Premkumar dan King (1992) memperluas penelitian yang telah dilakukan oleh Raghunathan dan Raghunathan (1990). Mereka menambahkan 7 variabel perencanaan SI, menggabungkan 2 variabel perencanaan SI, dan membuang satu variabel perencanaan SI sehingga menjadi 11 variabel perencanaan SI yang dibaginya ke dalam tiga karakteristik, yaitu karakteristik perencanaan, karakteristik organisasional, karakteristik kinerja perencanaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Raghunathan dan Raghunathan (1990), Premkumar dan King (1992) menggabungkan kuadran strategic dengan turnaround dan kuadran support dengan factory dalam menganalisis data. Mereka menggunakan t-test dan chisquare dalam melakukan analisis terhadap 249 sampel dan hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam karakteristik perencanaan, organisasional, dan kinerja dari perencanaan SI di antara organisasi yang mempunyai peranan SI yang berbeda-beda. Karakteristik perencanaan dan organisasional secara umum sesuai dengan prediksi implisit dalam strategic grid. Karena itu, penelitian ini memberi validasi parsial pada strategic grid sebagai alat untuk mengevaluasi peranan SI di dalam organisasi. Sedangkan karakteristik kinerja perencanaan SI untuk variabel kinerja fungsi SI belum didukung oleh data. Kedua penelitian yang diuraikan di atas merupakan penelitian yang
dilakukan di Amerika. Untuk situasi di Indonesia, penelitian serupa telah dilakukan oleh Hartawan (1996) dengan mendasarkan pada penelitian yang dilakukan Premkumar dan King (1992). Kuesioner yang digunakannya untuk pengumpulan data penelitian merupakan kuesioner yang dikembangkan oleh Premkumar dan King (1992) dan menganalisis sebanyak tiga puluh sembilan sampel. Alat analisis yang digunakan adalah uji-t dan chi-square untuk mengevaluasi beda rata-rata organisasi dari tiga karakteristik sistem perencanaan SI (perencanaan, organisasional, dan kinerja perencanaan) pada rerangka strategic grid. Hasilnya menunjukkan bahwa karakteristik perencanaan untuk variabel sumber-sumber perencanaan SI tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok strategic/turnaround dengan kelompok support/factory, yang berarti tidak mendukung hasil penelitian Premkumar dan King (1992); sedangkan untuk karakteristik organisasional mendukung penelitian Premkumar dan King (1992) yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok strategic/turnaround dengan kelompok support/factory. Karakteristik kinerja untuk semua variabel menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok strategic/turnaround dengan kelompok support/factory.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: